Senin, 07 Desember 2015

TES MINAT RMIB (Rothwell Miller Interest Blank)




 
a.    Deskripsi Tes RMIB
 i.     Landasan Teori
Menurut sejarahnya tes ini disusun oleh oleh Rothwell pertama kali pada tahun 1947. Saat itu tes hanya memiliki 9 jenis kategori dari jenis-jenis pekerjaan yang ada. kemudian pada tahun 1958, tes diperluas dari 9 kategori menjadi 12 kategori oleh Kenneth Miller. Dan sejak saat itu tes ini disebut Test Interest Rothwell-Miller.
Hal –hal yang merupakan kekhususan dari tes ini adalah:
  • Dapat dimasukkan kedalam susunan batarry tes 
  • Lebih mudah dikerjakan oleh subjek
  • tugas pengisian dari tes ini akan menimbulkan interest subjek dan kerjasama yang aktif sifatnya.
  • Skor dapat disusun dengan lebih cepat
  • Lebih cocok apabila diberikan kepada orang dewasa
  • Hasil keseluruhan dari tes akan memperlihatkan pola interest dari subjek
Tes ini disusun dengan tujuan untuk mengukur interest seseorang berdasarkan sikap seseorang terhadap suatu pekerjaan. hal yang didasarkan atas ide-ide stereotype terhadap pekerjaan yang bersangkutan.
Pemikiran yang mendasari pembentukan tes ini adalah bahwa setiap orang memiliki konsep-konsep stereotype terhadap jenis-jenis pekerjaan yang tersedia atau yang disediakan oleh masyarakat, dan yang kemudian memilih pekerjaan yang sesuai dengan ide-ide tersebut, meskipun terdapat juga stereotype yang tidak berdasarkan ide tertentu atau tidak ada hubungannya sama sekali dengan pekerjaan yang dimaksud. stereotype seperti ini lebih banyak mendasarkan konsepnya pada hal-hal yang menarik daripada hal-hal yang merupakan kekhususan dari pekerjaan tersebut. Dan keadaan semacam ini sangat memungkinkan terjadinya atau timbulnya stereotype yang benar atau salah sama sekali. Misalnya saja stereotype dari pegawai bank adalah orang yang selalu berhubungan dengan pembayaran atau uang adalah benar . Tetapi pendapat umum yang mengatakan bahwa pekerjaan seorang pramugari adalah pekerjaan yang penuh dengan hal-hal yang menyenangkan, seperti jalan-jalan keluar negeri, gaji besar dan sebagainya adalah tidak tidak sesuai dengan kenyataannya, seperti tugas melayani penumpang adalah tugas pokok.
Tapi tujuan terpenting dari tes ini bukanlah hanya sekedar untuk mengetahui kebenaran dari stereotype tersebut, tetapi untuk mengetahui bahwa konsep tersebut benar-benar ada dan dapat merupakan pengaruh yang kuat terhadapa konsep-konsep seseorang mengenal suatu pekerjaan karena biasanya apabila seseorang menyatakan suka atau tidak suka terhadapa suatu pekerjaan tertentu, maka mereka juga memperlihatkan sikap yang sama terhadapnya idenya, meskipun secara kenyataan banyak pekerjaan yang berbeda dengan konsepnya.
Tes interest Rothwell-miller merupakan suatu formulir yang berisikan suatu daftar pekerjaan yang disusun menjadi 9 kelompok dengan kode huruf dari A sampai I dan dibedakan antara pria dan wanita. Masing-masing kelompok tertentu dengan alasan bahwa banyak pekerjaan yang dapat digolongkan menjadi satu jenis kategori. Adapun ke 12 jenis kategori tersebut adalah:
1.      Outdoor
Pekerjaan yang aktivitasnya dilakukan di luar atau di udara terbuka.
Untuk laki-laki: petani, penjaga hutan, juru ukir, nelayan, supir.
Untuk wanita: ahli pertamanan, peternakan, petani bunga, dan tukang kebun.
2.      Mechanical
Pekerjaan yang berhubungan dengan mesin, alat-alat, dan daya mekanik.
Untuk laki-laki: insinyur sipil, montir, pembuat arloji, tukang las.
Untuk wanita: ahli kacamata, petugas mesin sulam, ahli reparasi permata, ahli reparasi jam.
3.      Computational
Pekerjaan yang berhubungan dengan angka-angka.
Untuk laki-laki: akuntan, auditor, kasir, petugas pajak.
Untuk wanita: pegawai urusan gaji, juru bayar, pegawai pajak, guru ilmu pasti.
4.      Scientific
Pekerjaan yang dapat disebut sebagai keaktifan dalam hal analisa dan penyelidikan, eksperimen, kimia, dan ilmu pengetahuan pada umumnya.
Untuk laki-laki: ilmuwan, ahli biologi, ahli astronomi, dan insinyur kimia industri.
Untuk perempuan: ahli kimia, ahli astronomi, dsbnya.
5.      Personal contact
Pekerjaan yang berhubungan dengan manusia, diskusi, membujuk, bergaul dengan orang lain. Pada dasarnya adalah suatu pekerjaan yang membutuhkan kontak dengan orang lain.
Untuk laki-laki: penyiar radio, petugas wawancara, sales asuransi, pedagang keliling.
Untuk wanita: sales girl, pegawai rumah mode, penyiar radio, petugas humas.
6.      Aesthetic
Pekerjaan yang berhubungan dengan hal-hal yang bersifat seni dan menciptakan sesuatu.
Untuk laki-laki: seniman, artis, arsitek, decoretar, fotografer, dan penata panggung.
Untuk wanita: seniwati, guru kesenian, artis, penata panggung.
7.      Literary
Pekerjaan yang berhubungan dengan buku-buku, kegiatan membaca dan mengarang.
Untuk laki-laki: wartawan, pengarang, penulis skenario, ahli perpustakaan, penulis  majalah.
Untuk wanita: wartawan, kritikus buku, penulis sandiwara radio.
8.      Musical
Minat memainkan alat-alat musik atau untuk mendengarkan orang lain, bernyanyi atau membaca sesuatu yang berhubungan dengan musik.
Untuk laki-laki: pianis konser, komponis, pemain organ, ahli pustaka dan pramuniaga toko musik.
Untuk wanita: pemanin organ, guru musik, komponis, pianis konser, praminiaga toko musik.
9.      Social service
Minat terhadap kesejahteraan penduduk dan keinginan untuk menolong dan membimbing atau menasihati tentang problem dan kesulitan mereka. Keinginan untuk mengerti orang lain, dan mempunyai ide yang besar atau kuat tentang pelayanan.
Untuk laki-laki: guru SD, psikolog pendidikan, kepala sekolah, penyebar agama, petugas palang merah.
Untuk wanita: guru SD, psikolog pendidikan, petugas kesejahteraan sosial, ahli penyuluh jabatan, petugas palang merah.
10.  Clerical
Minat terhadap tugas-tugas rutin yang menuntut ketepatan dan ketelitian.
Untuk laki-laki: manajer bank, petugas arsip, petugas pengiriman barang, pegawai kantor, petugas pos, petugas ekspedisi (surat).
Untuk wanita: sekretaris pribadi, juru ketik, penulis steno, pegawai kantor, penyusunan arsip.
11.  Pratical
Minat terhadap pekerjaaan-pekerjaan yang praktis, karya pertukangan, dan yang memerlukan keterampilan.
Untuk laki-laki: tukang kayu, ahli bangunan, ahli mebel, tukang cat, tukang batu, tukang sepatu.
Untuk wanita: ahli pinata rambut, tukang bungkus coklat, tukang binatu, penjahit, petugas mesin sulam, juru masak.
12.  Medical
Minat terhadap pengobatan, mengurangi dari penyakit, penyembuhan, dan di dalam bidang medis, serta terhadap hal-hal biologis pada umumnya.
Untuk laki-laki: dokter, ahli bedah, dokter hewan, ahli farmasi, dokter gigi, ahli kacamata, ahli rontgen.
Untuk wanita: dokter, ahli bedah, dokter hewan, pelatih rehabilitasi pasien, perawat orang tua.

ii.      Jenis tes
Tes RMIB termasuk dalam jenis tes verbal, artinya materi tes diberikan dalam bentuk tulisan. Tes ini juga temasuk tes individu atau kelompok, artinya dapat diberika secara individual maupun kelompok.

iii.      Jumlah soal
Jumlah soal dalam tes ini adalah 216 soal pekerjaan yang terbagi dalam 9 kelompok. Per kelompok terdiri dari 24 soal pekerjaan.

iv.      Waktu
Waktu dalam mengerjakan tes ini adalah tidak terbatas.

v.      Prosedur Pengerjaan
Prosedur pengerjaan tes ini adalah:
·         Mengisi identitas pada lembar kerja tes (Nomor, Nama, Usia, Pendidikan, Tanggal).
·         Sebelum mengerjakan tes, testee di minta untuk mendengarkan tester membacakan petunjuk bagaimana mengerjakan tes berhitung ini.
·         Setelah selesai petunjuk di bacakan, kemudian testee di minta untuk mulai mengerjakan tes dalam waktu  yang tidak terbatas.
·         Dalam mengerjakan tes, testee di minta untuk memilih salah satu dari dua pekerjaan yang paling disukai dan tidak disukai lalu memberikan ranking dari 1-12.
·         Setelah selesai memberikan rankng untuk semua jenis pekerjaan, testee diminta untuk menuliskan 3 jenis pekerjaan yang di sukainya, tidak tergantung pada jenis pekerjaan yang terdapat di dalam daftar. Boleh menulis pekerjaan yang terdapat dalam daftar boleh juga tidak.
·         Setelah selesai mengerjakan tes, testee diminta untuk memeriksa kembali pekerjaan tesnya agar tidak ada satupun yang terlewati.
·         Hasil tes tersebut akan dihitung oleh tester atau dihitung bersama-sama dengan testee.

vi.      Langkah-langkah dalam skoring dan Interpretasi
Ø  Langkah-langkah dalam skoring adalah:
1.      Sesudah ranking dibuat oleh testee, maka hasil ranking tersebut kemudian dipindah ke dalam suatu kerangka yang terdapat di bagian terakhir dari pada formulir tes ini.
2.      Ranking dari kelompok A dimasukan ke dalam kerangka sesuai dengan aslinya. Ranking kelompok B dimulai dari kolom Me. Kelompok C dimulai dari kolom Comp dan seterusnya sehingga dalam kelompok akhir akan terdapat bahwa jenis pekerjaan yang letaknya terbawah dalam susunan daftar pekerjaan akan menjadi paling atas dalam kelompok tabulasi.
3.      Untuk mengadakan pengecekan apakah tidak terdapat kesalahan dalam memindahkan angka-angka ranking, maka sesudah dijumlahkan, hasil penjumlahan dari semua anga harus sama dengan 702.
4.      Apabila terdapat dua angka yang sama, maka masing-masing akan dikurangi atau ditambah dengan 0,5 sesuai dengan keperluannyaa.
Misalkan: terdapat angka kembar 5 , dan angka 6 tidak ada, maka kedua angka tersebut ditambah 0,5 sehingga masing-masing menjadi 5,5. Sedangkan apabila angka kembar 7 dan angka 6 tidak ada, maka kedua angka tersebut dikurangi 0,5 dan masing-masing menjadi 6,5.
Ø  Interpretasi
Kekonsistenan seseorang dalam memberikan jawaban dapat dilihat dari:
1.      Penyeberan pilihan pekerjaan apakah  menetap pada kategori yang sama tiap-tiap kelompok.
2.      Pilihan 3 pekerjaan apakah sesuai dengan hasil ranking.
3.      Cara pemberian ranking apakah berurutan, contoh : setelah memberi nomor 1 pada suatu pekerjaan lalu memberi nomor 2, 3, 4 dan seterusnya pada pekerjaan dibawahnya.
Apabila seseorang memberikan jawaban yang tidak konsisten, maka hal ini dapat diartikan sebagai:
1.      Pengetahuan tentang pekerjaan-pekerjaan tersebut sangatlah kurang.
2.      Memberikan indikasi pada sikap acuh tak acuh terhadap jenis pekerjaan yang terdapat.
3.      Kelalaian atau kecerobohan daripada testee, bahkan dapat diartiakan sebagai sikap oposisi pada tugas.
4.      Kemungkinan bahwa pekerjaan yang bersngkutan tidak mewakili kategori yang ada.
5.      Kemungkinan bahwa beberapa elemen dari pekerjaan itu sendiri cenderung untuk menyalahi steorotip yang terdapat.

b.    Kesan/tanggapan setelah mengerjakan tes
Kesan saya setelah mengerjakan tes ini adalah tes ini lumayan bagus. Soal-soalnya tidak membuat bingung saat mengerjakannya. Tes ini dapat mengungkap minat seseorang yang sebenarnya di bidang apa hanya dengan memilih pekerjaan-pekerjaan yang tersedia. Dalam mengerjakan tes ini saya cukup puas dengan hasilnya.
c.    Kekuatan dan kelemahan tes
Ø  Kekuatan dari tes ini adalah
1.      Tes ini cukup simple pengerjaannya
2.      Tes ini mampu mengungkap minat pekerjaan seseorang hanya dengan memilih pekerjaan-pekerjaan yang tersedia
3.      Waktu pengerjaan tes ini tidak terbatas
4.      Dapat diberikan secara individual maupun kelompok
Ø  Kelemahan dari tes ini adalah
1.      Ada nama-nama jenis pekerjaan yang tidak familiar sehingga membuat testee bingung dalam memilih.
2.      Pemberian ranking untuk skor yang sama cukup membingungkan.
d.   Hasil tes
Nomor        : 001
Nama          : Maria Titian Moi Lay
Usia            : 19 tahun 2 bulan
Pendidikan : Mahasiswa
Tanggal       : 6 Oktober 2015
Ranking      :
1.      Social serve            = 1 (34)
2.      Scientific                = 2 (36)
3.      Aesthetic                = 3 (37)
4.      Medical                  = 4 (40)
5.      Musical                   = 5 (53)
6.      Computational        = 6 (62)
7.      Clerical                   = 7 (64)
8.      Literary                   = 8 (67)
9.      Personal Contact    = 9 (68)
10.  Outdoor                  = 10 (78)
11.  Practical                  = 11 (79)
12.  Mechanical             = 12 (84)


RANGKUMAN
1.      Tanggapan saya terhadap Tes RMIB ini adalah tes ini sangat simple untuk dikerjakan. Untuk mengungkapkan minat kita yang sebenarnya, kita tidak perlu bersusah payah untuk mengerjakan banyak soal, tetapi hanya dengan memilih dan meberi rangking pada pekerjaan-pekerjaan yang tersedia di dalam soal. Bila di tes lain skor tertinggi adalah penentu minat kita, tetapi tes ini menentukan minat kita dengan melihat skor terendah. Dan hasilnya cukup mencengangkan karena sangat sesuai dengan kepribadian saya sendiri.  Dengan adanya tes ini kita semakin terbantu untuk mengetahui tetntang minat kita terhadap suatu bidang pekerjaan.
2.      Sandungan yang mungkin saya hadapi terkait dengan minat saya berdasarkan tes RMIB ini adalah hasil tes ini memang sudah sesuai dengan kepribadian dari saya, tetapi sampai saat ini saya belum terlalu serius untuk mendalami minat yang saya peroleh berdasarkan hasil tes ini. Hal ini dikarenakan saya masih bingung bagaimana untuk menata minat saya ini dengan pendidikan yang sedang saya tempuh. Walaupun saya berminat di bidang sosial, tetapi saya ingin terlibat di bidang kesehatan sedangkan pendidikan saya adalah keguruan. Saya butuh waktu lama untuk menata minat saya ini.


0 komentar: